
Sulapost.com, Sanana – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula kembali menorehkan prestasi dalam tata kelola keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Maluku Utara.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Maluku Utara, Bhuno Agung Nugroho, kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula di Kantor BPK RI Perwakilan Maluku Utara, Ternate, Kamis 4 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kepulauan Sula Hj. Fifian Adeningsih Mus diwakili oleh Sekretaris Daerah Muhlis Soamole. Turut mendampingi Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sula H. Ahkam Gajali, Inspektur Daerah Kamarudin Mahdi, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sutomo Teapon.
Perolehan Opini WTP tersebut menjadi capaian yang membanggakan karena merupakan yang ketujuh kalinya secara berturut-turut diraih Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula sejak tahun 2019.
Sekretaris Daerah Muhlis Soamole mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari komitmen dan kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Fifian Adeningsih Mus dan Wakil Bupati M. Saleh Marasabessy dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula kembali meraih Opini WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2025. Ini merupakan Opini WTP yang ketujuh kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2019,” ujar Muhlis.
Ia menyatakan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semoga, prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang, sekaligus menjadi dorongan untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan daerah agar semakin efektif, transparan, dan akuntabel.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula dapat terus mempertahankan Opini WTP serta terus menata pengelolaan dan tata kelola keuangan daerah menjadi lebih baik lagi ke depan,” katanya.
Tidak ada komentar