Seorang Mahasiswa Ditemukan Meninggal di Kamar Indekos Kelurahan Sasa

Sula Post
22 Jan 2026 12:33
2 menit membaca

Sulapost.com– Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang sudah tak bernyawa di salah satu kamar indekos. Kejadian ini terjadi di RT 003/RW 002. Sekitar pukul 16.20 WIT, Kamis (22/01/2026).

Korban diketahui berinisial F.A.A. (19), berstatus sebagai mahasiswa Universitas Khairun Fakultas Pertanian Semester II, beralamat di Kelurahan Tomalou, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah sejumlah rekan korban merasa curiga karena korban tidak dapat dihubungi sejak, Rabu 21 Januari 2026 pada pukul 23.08 WIT. Akhirnya, salah satu dari rekan korban mendatangi indekos yang korban tempati untuk memastikan kondisi kerabatnya itu. Namun, di sana ia tak mendapat respon.

Meskipun begitu, teman korban yang saat ini menjadi saksi belum menaruh curiga dan memutuskan untuk balik dan sore tadi, temannya balik lagi, tetapi masih mendapati pintu kamar korban masih terkunci. Ia mencoba memanggil beberapa kali namun tak mendapat jawaban.

Kemudian, tepat pukul 15.00 WIT teman korban bersama pemilik indekos hendak melakukan pengecekan dengan membuka jendela kamar. Di sana, ternyata mereka dikagetkan dengan korban dalam posisi tergantung yang sudah tak lagi bernyawa.

Melihat kejadian itu, pemilik indekos langsung melaporkan ke pihak kepolisian yang berada di Polsek Ternate Selatan.

Mendapatkan laporan tersebut, Kapolsek Ternate Selatan, IPDA Fatmawati Sukur, bersama personel langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan TKP.

pukul 18.13 WIT, jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan mobil ambulance milik Biddokkes Polda Maluku Utara menuju pelabuhan untuk selanjutnya disemayamkan di kediaman keluarga di Kelurahan Tomalou, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan.

Kapolsek Ternate Selatan, IPDA Fatmawati Sukur, melalui Kasi Humas Polres Ternate Ipda Sudirjo, menyampaikan benar adanya kejadian tersebut dan pihak sudah melakukan penanganan sesuai prosedur.

“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP, memasang garis polisi, serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi dan Biddokkes serta Saat ini, seluruh tindakan kepolisian telah dilaksanakan sesuai SOP,” ucap Kasi Humas.

Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak Kepolisian. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *