
Sulapost.com, Ternate – Pengurus Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Kota Ternate mengajak seluruh masyarakat, pengurus, dan kader organisasi untuk tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif pasca pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VI KBPP Polri Tahun 2026.
Ajakan tersebut disampaikan Pengurus KBPP Polri Kota Ternate, Erwinto M, menyusul adanya dugaan penggiringan opini terkait dinamika internal organisasi usai Munas berlangsung. Menurutnya, perbedaan pandangan maupun dinamika yang muncul dalam sebuah organisasi besar merupakan hal yang wajar terjadi.
Meski demikian, Erwinto meminta seluruh kader dan masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan, solidaritas, serta mengedepankan sikap bijak dalam menerima informasi yang beredar di tengah masyarakat maupun media sosial.
“Sebagai keluarga besar KBPP Polri, kami mengimbau seluruh pengurus dan masyarakat agar tetap tenang, bijak dalam menyikapi informasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh opini yang dapat memperkeruh suasana,” ujar Erwinto.
Diketahui, pelaksanaan Munas VI KBPP Polri dimulai pada 15 Mei 2026 di Jakarta. Sementara agenda pemilihan kepengurusan dilaksanakan pada 20 hingga 21 Mei 2026 di Mabes Polri. Pasca kegiatan tersebut, muncul berbagai tanggapan dan dinamika organisasi di sejumlah daerah, termasuk di wilayah Maluku Utara dan Kota Ternate.
Dalam kesempatan itu, Erwinto M juga menyampaikan ucapan selamat kepada AH Bimo Soeryono yang terpilih sebagai Ketua Umum KBPP Polri periode 2026–2031. Ia berharap kepemimpinan baru dapat membawa organisasi menjadi lebih solid, aktif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Kami dari KBPP Polri Resort Ternate mengucapkan selamat atas terpilihnya Bapak AH Bimo Soeryono. Kami berharap organisasi ini terus tumbuh menjadi wadah yang solid, aktif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Erwinto berharap. kepengurusan baru KBPP Polri dapat memperkuat pembinaan organisasi hingga ke tingkat daerah, khususnya bagi KBPP Polri di wilayah Polda Maluku Utara. Menurutnya, penguatan organisasi sangat penting agar roda organisasi berjalan lebih profesional tanpa meninggalkan semangat kekeluargaan dan solidaritas antar anggota.
Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa seluruh pihak harus menghormati mekanisme organisasi serta menyerahkan seluruh proses sesuai aturan yang berlaku. Ia juga mengingatkan bahwa persatuan merupakan hal utama dalam menjaga marwah organisasi di tengah masyarakat.
“Persatuan dan solidaritas adalah harga mati demi menjaga nama baik KBPP Polri di mata masyarakat,” tandasnya. (**)
Tidak ada komentar